<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-520517366393710129</id><updated>2011-07-08T01:57:45.207-07:00</updated><category term='Puisi'/><category term='uii'/><category term='opini'/><category term='Kuliah'/><category term='cerpen'/><category term='artikel'/><category term='horee'/><category term='Bahasa'/><title type='text'>Miracle</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://fawwaz-miracle.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/520517366393710129/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fawwaz-miracle.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Miracle</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03288224640064187259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_Pq8XylN672M/S-mPJXrxBMI/AAAAAAAAAEA/2gEHSK7HTik/S220/Copy+of+S8001371.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>14</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-520517366393710129.post-4989234103934782406</id><published>2010-05-11T10:01:00.000-07:00</published><updated>2010-05-11T10:05:30.015-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_Pq8XylN672M/S-mOSAffCOI/AAAAAAAAAD4/UjQDzsZT5q0/s1600/banner.bmp"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 288px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Pq8XylN672M/S-mOSAffCOI/AAAAAAAAAD4/UjQDzsZT5q0/s320/banner.bmp" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5470059662439024866" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/520517366393710129-4989234103934782406?l=fawwaz-miracle.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fawwaz-miracle.blogspot.com/feeds/4989234103934782406/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fawwaz-miracle.blogspot.com/2010/05/blog-post_11.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/520517366393710129/posts/default/4989234103934782406'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/520517366393710129/posts/default/4989234103934782406'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fawwaz-miracle.blogspot.com/2010/05/blog-post_11.html' title=''/><author><name>Miracle</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03288224640064187259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_Pq8XylN672M/S-mPJXrxBMI/AAAAAAAAAEA/2gEHSK7HTik/S220/Copy+of+S8001371.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Pq8XylN672M/S-mOSAffCOI/AAAAAAAAAD4/UjQDzsZT5q0/s72-c/banner.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-520517366393710129.post-3321390429928295019</id><published>2010-05-11T09:30:00.000-07:00</published><updated>2010-05-11T09:54:31.440-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='opini'/><title type='text'>“INSPIRING WOMAN”</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_Pq8XylN672M/S-mHKTqIB-I/AAAAAAAAADw/0pX8yk4prdE/s1600/S8001215BB.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 208px; height: 154px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_Pq8XylN672M/S-mHKTqIB-I/AAAAAAAAADw/0pX8yk4prdE/s400/S8001215BB.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5470051833563580386" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Menjadi Sosok Perempuan Yang Hebat dan Tangguh&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Oleh : Idris Siregar, SH&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang kita ingat mengenai Raden Ajeng  Kartini? Ya, mengingatkan kita kepada perjuanan perempuan Indonesia, dari zamannya masing masing. Meskipun tidak ada batasan secara garis nyata tentang pemilahan itu. Tapi proses perkembangan kehidupan menandainya pada satu kata kunci yang paling diingat masyarakat berkaitan dengan RA Kartini, yaitu emansipasi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Munculnya gerakan emansipasi tersebut berawal dari adanya ketimpangan yang terjadi. Lalu emansipasi  diperjuangkan mengatasnamakan ketidakadilan dan perlakuan semena-mena terhadap perempuan. Perempuan yang pada masa itu berada dalam ’kekuasaan’ laki laki, yang dibalur oleh  adat istiadat, dan nilai nilai yang tumbuh di tengah masyarakat,  sehingga mereka tidak dapat dengan leluasa untuk mengekspresikan hasrat dan cita cita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila dari perjalanan sejarah bangsa Indonesia menyeruak Radan Ajeng Kartini sebagai sosok perempuan hebat dan tangguh, dalam memperjuangkan nilai nilai kebersamaaan dalam memperoleh hasrat dan cita cita, maka jadilah beliau semacam icon bagi generasi penerus terutama para kaum perempuan Indonesia pasca keberadaan  RA Kartini sampai dalam situasi kondisi sekarang ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun dalam konteks sekarang pun tetap saja terdapat dua isu faktual yang menjadi  beban moral bagi  perempuan Indonesia,  yaitu pendidikan dan kesehatan. Pendidikan menjadi sumber inspirasi dalam mengembangkan kreatifitas dan inovasi diri di tengah tengah masyarakat walaupun pada posisi apapun perempuan Indonesia itu berkarya atau berkerja. Dan kesehatan menjadi modal utama dalam melakukan proses pendidikan terutama dalam persfektif  pendidikan informal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka sosok perempuan hebat dan tangguh bukanlah secara kasat mata semata, yang diperdengarkan atau dipertunjukkan  perempuan Indonesia  yang sukses dalam memwujudkan impian impiannya sehingga  menjadi selebritis, wakil rakyat, pengusaha, wirausahawan, akademisi, pejabat public, olahragawati, presenter, musisi,  penegak hukum, pengacara, atau dari generasi muda yang   berhasil dalam menempuh pendidikannya dengan prestasi tinggi,  seperti Ni Made Yuli Lestari dari SMPN 1 Kabupaten Gianyar dan Ni Kadek Indra Puspayanti dari SMPN 1 Abiansemal, Kabupaten Badung, berhasil meraih nilai ujian nasional (UN) SMP/MTs tertinggi tingkat nasional tahun pelajaran 2009/2010. Begitu juga Nyoman Ledy Trisna Paramartha dari SMPN 1 Denpasar, Kadek Ria Citra Dewi dari SMPN 1 Denpasar dan Made Ayu Mutiara Dewi dari SMPN 1 Kuta Utara, yang meraih rangking kedua tingkat nasional dengan nilai  sama yaitu 39,60, serta  I Gst Agung Indah Pradnyani RS dari SMPN 1 Denpasar dengan nilai 39,55 peraih ranking ketiga tingkat nasional. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, di sisi lain masih  banyak perempuan Indonesia yang berjuang dalam kondisi serba keterbatasan, untuk keluar dari keterbatasannya akibat belitan  sosial ekonomi, sosial culural  dengan melakukan perlawanan melalui cara mereka, sehingga meredam sejenak keinginan sekolah yang laik, lalu merantau ke negeri seberang untuk berkerja dan berkarya. Mereka pun layak menjadi  sosok perempuan Indonesia yang hebat dan tangguh karena kuat dan tabah menghadapi  ujian  kehidupannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah RA Kartini berdasarkan fakta sejarah membangun keinginan untuk melanjutkan studi, terutama ke Eropa. Hal itu  terungkap dalam surat-suratnya. Para sahabat penanya mendukung dan berupaya mewujudkan keinginan Kartini tersebut. Namun  akhirnya Kartini membatalkan keinginan yang hampir terwujud tersebut, karena Kartini memutuskan untuk sekolah di Betawi, setelah dinasihati oleh Nyonya Abendanon bahwa itulah yang terbaik bagi Kartini dan adiknya Rukmini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun pertengahan tahun 1903 ketika Kartini dalam usia  24 tahun, niat untuk melanjutkan studi menjadi guru di Betawi pun sirna. Padahal saat itu pihak departemen pengajaran Belanda sudah membuka pintu kesempatan bagi Kartini dan Rukmini untuk belajar di Betawi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah surat kepada Nyonya Abendanon, Kartini mmengungkap tidak berniat lagi karena akan menikah. "...Singkat dan pendek saja, bahwa saya tiada hendak mempergunakan kesempatan itu lagi, karena saya sudah akan kawin..." Dan pasca pernikahannya tersebut,  Kartini dengan dukungan suaminya mendirikan sekolah wanita di sebelah timur pintu gerbang kompleks kantor kabupaten Rembang,&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang, pada galibnya emansipasi bukan semata – mata kebebasan untuk  berekpresi yang menjadi daya pamer bahwa aku pun bisa seperti apa yang dilakukan laki – laki. Tapi, ia lebih menikuk ke dalam nurani bahwa kodrati diri sebagai perempuan membutuhkan suasana yang nyaman seimbang antara hak dan kewajiban, berkompetisi dengan sehat dan manusiawi, menjadi sosok yang hebat dan tangguh, dan memberi inspirasi yang bertubi tubi.#&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Deli Serdang, 2010&lt;a href="http://blogdetik.com"&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/520517366393710129-3321390429928295019?l=fawwaz-miracle.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fawwaz-miracle.blogspot.com/feeds/3321390429928295019/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fawwaz-miracle.blogspot.com/2010/05/inspiring-woman.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/520517366393710129/posts/default/3321390429928295019'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/520517366393710129/posts/default/3321390429928295019'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fawwaz-miracle.blogspot.com/2010/05/inspiring-woman.html' title='&lt;strong&gt;“INSPIRING WOMAN”&lt;/strong&gt;'/><author><name>Miracle</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03288224640064187259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_Pq8XylN672M/S-mPJXrxBMI/AAAAAAAAAEA/2gEHSK7HTik/S220/Copy+of+S8001371.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Pq8XylN672M/S-mHKTqIB-I/AAAAAAAAADw/0pX8yk4prdE/s72-c/S8001215BB.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-520517366393710129.post-6550674481225703818</id><published>2010-05-07T09:46:00.000-07:00</published><updated>2010-05-07T09:49:12.719-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Puisi  :  Idris Siregar</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Air Yang Jatuh &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;air yang jatuh telah menjauh&lt;br /&gt;dari aku ketika hadir&lt;br /&gt;mengenang masa-masa hujan&lt;br /&gt;datang sepanjang jalan itu&lt;br /&gt;dan kau lebih memilih berdiam&lt;br /&gt;di ruang tamu menunggunya&lt;br /&gt;pulang membawa dosa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;air yang jatuh telah menjauh, menjauh&lt;br /&gt;dari aku meski mengalir&lt;br /&gt;perlahan-lahan terikut arus kenangan &lt;br /&gt;berhenti dijaln itu&lt;br /&gt;dan kau lebih mencari bayang-bayangnya&lt;br /&gt;di ruang tamu dalam kegamangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pernyataan Panjang&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dengan kekuasan mereka beri&lt;br /&gt;air mata ini kepada sesiapa penentang &lt;br /&gt;yang membawa-bawa kenangan suci&lt;br /&gt;menjadi tameng untuk berbukti&lt;br /&gt;bahwa sejarah telah dikebiri&lt;br /&gt;dengan kekerasan mreka bangun &lt;br /&gt;jarak kepada sesiapa pendukung&lt;br /&gt;kisah yang jelas-jelas membagi&lt;br /&gt;nurani menjadi benteng untuk berdalih&lt;br /&gt;bahwa peradapan sengaja dipasung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dengan tepuk tangan &lt;br /&gt;mereka usaikan pertunjukan&lt;br /&gt;yang tak mengundang&lt;br /&gt;perasaan! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Yang Belum Terjabarkan &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kebenaran yang mana ada dimana&lt;br /&gt;jika setiap orang kehilangan arah&lt;br /&gt;kebaikan yang mana ada dimana&lt;br /&gt;jika setiap orang kekurangan apa-apa&lt;br /&gt;kebersamaan yang mana ada dimana&lt;br /&gt;jika setip orang ketakutan rasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kesiapan yang ada, dimana-mana&lt;br /&gt;keserakahan yang ada dimana-mana&lt;br /&gt;keburukan yang ada, dimana-mana&lt;br /&gt;tak terjabarkan kisah ada, dimana-mana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Tak  &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku tak mau &lt;br /&gt;kalau aku ditipu&lt;br /&gt;tetapi siapa yang tahu &lt;br /&gt;untuk melakukan itu&lt;br /&gt;karena aku hanya satu&lt;br /&gt;sedang kau  seribu satu&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;aku tak mau &lt;br /&gt;kalau aku dirayu&lt;br /&gt;tetapi siapa yang malu&lt;br /&gt;untuk melaksanakan itu&lt;br /&gt;karena aku hanya rapuh&lt;br /&gt;sedang kau  membeku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku tak mau &lt;br /&gt;kalau aku diselingkuh&lt;br /&gt;tetapi siapa yang ragu&lt;br /&gt;karena aku hanya bisu&lt;br /&gt;sedang kau gemuruh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Doa Seorang  Pejabat&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya seorang pejabat ya Tuhan&lt;br /&gt;yang pernah susahkan hati rakyat&lt;br /&gt;yang sempat menilep uang rakyat &lt;br /&gt;yang menjilat atasan memijak bawahan&lt;br /&gt;yang menjauhimu walau sekejap&lt;br /&gt;maka biarkan waktu memihakku&lt;br /&gt;hingga segala sesuatu bisa diatur&lt;br /&gt;selanjutnya ya Tuhan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Begitu Banyak yang Ingin&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mencoba melepaskan baju itu&lt;br /&gt;tak ingin waktu segera berlalu&lt;br /&gt;dengan kehampaan lembaran buku&lt;br /&gt;kehidupan putih membeku                                   &lt;br /&gt;begitu banyak  ingin yang diperebutkan&lt;br /&gt;ketika gulita menjadi karip persekutuan&lt;br /&gt;setiap detik adalah undangan sahwat&lt;br /&gt;berpesat lalu catatkan kenangan&lt;br /&gt;ke setiap sudut pandangan&lt;br /&gt;terjejak tapi sukat terlacak&lt;br /&gt;tuan-tuan dan puan-puan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Di Kamar  Kerja&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pena yang lengah semenjak &lt;br /&gt;semangat koyak moyak &lt;br /&gt;dicabik-cabik kuku kekuatan sahwat&lt;br /&gt;mereka yang kerap&lt;br /&gt;mentahbiskan segenap pemlik&lt;br /&gt;untuk menyusuri jejak&lt;br /&gt;yang nikmat sekejab&lt;br /&gt;meja yang membisu ketika&lt;br /&gt;tak lagi tersentuh suara-suara&lt;br /&gt;ketaklukkan dn amplop yang bergiliran&lt;br /&gt;tiba di laci sembari&lt;br /&gt;mereka membuka berseri&lt;br /&gt;kutahu itu tetap acara berbasa basi&lt;br /&gt;mereka ucapkan terima kasih!&lt;br /&gt;dikamar kerja&lt;br /&gt;aku ciptakan suasana &lt;br /&gt;tetapi waktu cua&lt;br /&gt;dalam penilaiannya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Tuan  Masih Berperan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;melalui berita koran – koran aku masih&lt;br /&gt;menyaksikan tuan berpera menjadi&lt;br /&gt;dermawan meski dari hasil curang terang&lt;br /&gt;terangan yang menyapa kesana kemari&lt;br /&gt;meski dari mulut berbisa panjang&lt;br /&gt;yang menjunjung tinggi perkawanan&lt;br /&gt;meski terkadang menggunting dalam lipatan&lt;br /&gt;tetapi begitulah aku masih berharap&lt;br /&gt;tuan datang keruang kenangan ini &lt;br /&gt;berbagi misteri tentang kapan tuan &lt;br /&gt;memperkealkan diri kepada Tuhan..........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Persaingan&lt;/strong&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yang naik yang turun&lt;br /&gt;yang jujur yang terbujur&lt;br /&gt;yang baik yang aib&lt;br /&gt;yang dekat yang berjarak&lt;br /&gt;yang loyal yang royal&lt;br /&gt;yang sepaham yang dendam&lt;br /&gt;yang berdedikasi yang terkontaminasi&lt;br /&gt;yang menang bisa saja salah satunya &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Nasehat Seorang Pejabat Kepada Putrinya&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;putriku&lt;br /&gt;jika suatu hari nanti &lt;br /&gt;kamu menjadi pejabat tinggi &lt;br /&gt;jangan tiru kelakun papi &lt;br /&gt;yang lebih memilih komisi sebagai tradisi &lt;br /&gt;daripada putihnya nuani ’tuk menyapa&lt;br /&gt;suara penentang kekacauan ini &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kamu tahu , kekuasaan membuat kita terbuai &lt;br /&gt;bagaikan memulai kenikmatan ta bernilai&lt;br /&gt;padahal itulah satu ujian laksana badai&lt;br /&gt;yang jika diri tak siap , kan menjadi bumerang&lt;br /&gt;menikam langkah bertubi-tubi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;putriku, jika harinya tiba&lt;br /&gt;carilah suami sang pejbat istana&lt;br /&gt;jangan tiru gaya papa &lt;br /&gt;yang lebih memilih foya-foya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tetapi, putriku …&lt;br /&gt;jika suasana tak menentukan tiba &lt;br /&gt;ya,sudah lakukan saja cerita lama&lt;br /&gt;dengan kekelaman yang nyata&lt;br /&gt;kamu bisa berkisah sepanjang malam&lt;br /&gt;bawa negeri ini semacam warna&lt;br /&gt;menggulita dalam jam yang berjalan !&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/520517366393710129-6550674481225703818?l=fawwaz-miracle.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fawwaz-miracle.blogspot.com/feeds/6550674481225703818/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fawwaz-miracle.blogspot.com/2010/05/puisi-idris-siregar_07.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/520517366393710129/posts/default/6550674481225703818'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/520517366393710129/posts/default/6550674481225703818'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fawwaz-miracle.blogspot.com/2010/05/puisi-idris-siregar_07.html' title='&lt;strong&gt;Puisi  :  Idris Siregar&lt;/strong&gt;'/><author><name>Miracle</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03288224640064187259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_Pq8XylN672M/S-mPJXrxBMI/AAAAAAAAAEA/2gEHSK7HTik/S220/Copy+of+S8001371.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-520517366393710129.post-1169219076344429525</id><published>2010-05-04T00:18:00.000-07:00</published><updated>2010-05-04T00:22:25.651-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Puisi  :  Idris Siregar </title><content type='html'>&lt;strong&gt;Kunjungan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Datang dan kunjungi beramai ramai&lt;br /&gt;rumahNya yang kini telah diperbaharui&lt;br /&gt;walau berlalu lalang pertandanya&lt;br /&gt;di jalan jalan sarat godaan&lt;br /&gt;arus  jam terkadang membuat batin&lt;br /&gt;menjadi puas tak berbekas&lt;br /&gt;berlalu begitu saja saat azan menyeru&lt;br /&gt;pantaslah teringat  alamatMu &lt;br /&gt;hanya saat butuh sekilas pengisian waktu&lt;br /&gt;Oh.... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;Mendekatkan Diri &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Mendekatkan diri kepadaMu&lt;br /&gt;Begitu berbesar harap ada di situ&lt;br /&gt;Sembari menaruh doa doa&lt;br /&gt;di atas sajadah yang kau kirim &lt;br /&gt;dalam malam  tak bermusim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kisah seorang Pemulung &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Saban hari ia susui jalan kota ini&lt;br /&gt;mencari cari benda tuk bertahan hidup&lt;br /&gt;perasaan sudah luka tertikam sengsara&lt;br /&gt;mata sudah perih tersaput sedih&lt;br /&gt;jemari lelah menggenggam mimpi mimpi&lt;br /&gt;hingga di satu persimpangan jalan&lt;br /&gt;ia temui doa doa yang terbuang!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Yang Kotor Kotor&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Yang kotor kotor  mari dibersihkan&lt;br /&gt;Lewat tangan besi ketik kau punya kursi&lt;br /&gt;Melalui wibawa  ketika kau miliki nurani&lt;br /&gt;Melalui doa ketika kau hanya bisa berdiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi, yang kotor kotor semakin menjadi&lt;br /&gt;Jika kau ada kursi tak ingin berganti&lt;br /&gt;Ketika kau ada materi tak ingin berbagi&lt;br /&gt;Ketika  kau hanya bisa berdiri&lt;br /&gt;tak mencoba tuk berlari &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Masih Adakah&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Masih adakah hati yang beruntung&lt;br /&gt;Ketika berbicara begitu santun&lt;br /&gt;Ketika bersikap tetap menuntun&lt;br /&gt;Ketika memiliki tak lupa berbagi&lt;br /&gt;Ketika menerima tak gadaikan harga diri&lt;br /&gt;Masih adakah....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Buah Hati&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Buah hati tumbuh dari cinta kasih&lt;br /&gt;Dimulai dan diakhir atas nama jani suci&lt;br /&gt;Lahir dinanti meski harap harap menanti&lt;br /&gt;Sebab hadirya antara hidup dan mati&lt;br /&gt;Dan cahaya wajahnya menjadi obat diri&lt;br /&gt;melenyapkan sakit bertubi tubi&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/520517366393710129-1169219076344429525?l=fawwaz-miracle.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fawwaz-miracle.blogspot.com/feeds/1169219076344429525/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fawwaz-miracle.blogspot.com/2010/05/puisi-idris-siregar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/520517366393710129/posts/default/1169219076344429525'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/520517366393710129/posts/default/1169219076344429525'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fawwaz-miracle.blogspot.com/2010/05/puisi-idris-siregar.html' title='&lt;strong&gt;Puisi  :  Idris Siregar &lt;/strong&gt;'/><author><name>Miracle</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03288224640064187259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_Pq8XylN672M/S-mPJXrxBMI/AAAAAAAAAEA/2gEHSK7HTik/S220/Copy+of+S8001371.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-520517366393710129.post-8694932352129168442</id><published>2010-05-02T09:55:00.000-07:00</published><updated>2010-05-02T09:57:24.076-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerpen'/><title type='text'>Lelaki  yang  Mencintai  Buku</title><content type='html'>Cerpen :   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh  : Idris Siregar&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Aku terduduk di sudut  halte itu. Lalu lalang kenderaan  silih berganti. Begitu juga orang – orang yang berada di halte itu datang dan pergi bersama kenderaan yang di tumpanginya. Mega – mega berarak arak dalam warna  hitam mengelam, sebait tanda akan turun hujan. Cuaca seperti itu bagi sebahagian orang merupakan kendala. Tapi bagi sebahagian lagi adalah yang ditunggu – tunggu. Sedangkan aku dalam posisi menanti dan mencari keputusan merasakan tak ada bedanya, apakah mau hujan atau panas.&lt;br /&gt;Ya, aku sedang menanti sesuatu. Menanti sesuatu untuk aku putuskan, apakah usai dari halte itu, aku akan menuju rumah  Nadia, atau menemui Santi atau juga langsung pulang ke rumah.&lt;br /&gt;Aku membuka rangsel. Buku Bayangan Fiksi yang ditulis musisi idolaku Fariz RM aku buka. Gerimis sudah mengundang untuk  basahi bumi. Dan hasratku aku undang untuk membaca lagi buku yang sedang aku pegang itu. Buku tersebut aku pinjam dari Nadia. Ingataku sekelebat bermain – main pada dua purnama yang lalu. Pertemuanku dengan Nadia di sebuah pameran buku&lt;br /&gt;“Senang membaca ya?’  kataku  tegas saat aku berada di samping seorang  wanita berkac  mata, rambut bergaya konvensional, lurus ke belalakang, melewati pundaknya.&lt;br /&gt;Ia menatapku. “Iya nih,” jawabnya  tenang. “Bagaimana dengan kamu?”&lt;br /&gt;“Saya pecinta buku,” &lt;br /&gt;“Yang benar.”&lt;br /&gt;“Lho nggak percaya.”&lt;br /&gt;“Saya uji ya?”&lt;br /&gt;“Siapa takut?’&lt;br /&gt;“Sudah baca bukunya Merajut bersama karya Lely Zailani?’&lt;br /&gt;“Sudah. Buku itu berisikan kisah – kisah inspirasi yang berangkat dari pangalaman para wanita yang berjuang dalam kehidupannya. Ada yang berada di lokasi konflik tempo hari seperti di Poso. Ada juga yang menceritakan perjuangan perempuan dalam memperoleh hak – haknya terutama dalam pendidikan dan kesetaraan gender.’&lt;br /&gt;“Sekarang saya baru percaya.”&lt;br /&gt;“O, ya nama saya Yudi.”&lt;br /&gt;“Nadia.”&lt;br /&gt;Kami pun saling mengulurkan tangan.&lt;br /&gt;Pembicaraan  aku dengan Nadia bagaikan baut dengan mur. Buku menjadi jembatan komunikasi dan saling berdiskusi. Ada saja yang menjadi objek pembicaraan. Tetapi, yang aku kagumi dari dirinya, adalah Nadia kerap memberikanku kesempatan untuk membaca buku  - buku baru yang belum aku punyai. Terkadang  pukul sepuluh malam ia nelepon, hanya mau bilang bahwa ia baru beli buku baru.&lt;br /&gt;“Halo, Di. Lagi ngapain?’&lt;br /&gt;“Lagi baca buku?”&lt;br /&gt;“Buku  apa?”&lt;br /&gt;“Antologi Cerpen Tempat Terbaik Untuk Menculik.”&lt;br /&gt;“Seram banget tuh judul. Masak sih ada tempat terbaik untuk menculik.”&lt;br /&gt;“Ada.  Dalam salah satu cerita pendek di antologi ini ada yang berkisah tentang hal itu,” jawabku.&lt;br /&gt;“Boleh pinjam?”&lt;br /&gt;“Bolehlah. Masak sesama pencinta buku saling berseteru.’&lt;br /&gt;“Senang aku mendengar istilah kamu itu. Pecinta buku.”&lt;br /&gt;Aku tersenyum – senyum mendengar kata – kata Nadia. &lt;br /&gt;“O, ya besok aku ke rumahmu.”&lt;br /&gt;“Oke.”&lt;br /&gt; Begitulah hubungan  aku dengan Nadia  yang masih mahasiswa sama seperti aku, yang duduk di semester lima. Kami ternyata satu Universitas hanya lain fakultas. Aku  di fakultas  hukum, sedangkan Nadia di fakultas ekonomi. Namun ada kesamaan lain kami bahwa kami tidak membatasi diri hanya membaca buku – buku bertemakan tertentu.&lt;br /&gt; Aku suka membaca buku bertema apa saja, mulai sastra, ekonomi, politik, lifestyle, inspiratif, buku anak – anak, dan lain – lain. Begitu juga dengan Nadia. Hanya saja yang membedakannya adaah Nadia dengan latar belakang papa dan mamanya yang pengusaha  itu, sanggup membeli buku – buku baru dengan sekejap.  Sedangkan aku  hanya sekali - sekali  dapat membeli buku baru, mengingat  keterbatasan dana dari orang tua. Namun  hal itu tidak menyurutkanku untuk menyintai buku dengan membacanya di perpustakaan, atau di took buku megah di kotaku, atau ya  sering – sering menganut paham cumi alias  Cuma minjam dari sobat – sobat di  fakultas, atau di komunitas pencinta buku.&lt;br /&gt;Hanya saja situasi kedekatanku dengan nadia menumbuhkan   virus cemburu di ruang hati Santi. Santi teman dekatku  di fakultas. Kami sering bareng. Tapi tujuannya kalau nggak ke cafeteria, ke mall, atau ke bioskop. Minum – minum atau sekedar cuci mata. Memang pernah juga ke perpustakaan atau ke toko buku, tapi aku selalu lihat perasaannya selalui ingin segera beranjak dari tempat itu. Perbedaan itu semakin tajam saat aku mulai mengenal Nadia.&lt;br /&gt;“Kamu di mana, Di.”&lt;br /&gt;“Lagi di rumah Nadia.”&lt;br /&gt;“Oohh begitu ya…”&lt;br /&gt;“Jangan salah paham dulu. Aku diundangnya melihat -  lihat koleksi bukunya.”&lt;br /&gt;“Sendirian?’&lt;br /&gt;“Ya berdualah dengan si empu buku. Ada”&lt;br /&gt;Handphone diputus Santi. Aku terperanjat. Murka benar tuh doi. Tapi ya semua sudah terjadi. Ntar aja diklarifikasi  kalau urusan dengan Nadia sudah selesai.&lt;br /&gt;Gelegar petir  yang menyambar  memutuskan lamunan itu. Hujan masih saja menjuntai – juntaikan airnya dalam irama angin, hingga  menaburkan diri di jalan – jalan, atau di  gedung – gedung. Spontan aku bangkit, dan  reflek  tubuh ini  mencoba menghindar dari serangan petir. Hanya saja buku yang aku baca tadi tadi terlepas dari genggaman. . Byur ….jatuh ke tanah yang tinggi  airnya aku tebak lima centimeter . Dan itu cukup membuat buku Bayangan Fiksinya Fariz RM yang aku pinjam dari Nadia meredam basah.&lt;br /&gt;Astaga! Batinku berucap. Berapa ini duit untuk menggantinya. Kekagetaanku lengkaplah ketika suara klakson berbunyi deras tepat di sampingku. Jendela Honda Jazz  biru metalik itu  terbuka. Nadia.&lt;br /&gt;Aku masuk ke dalam mobil Nadia.&lt;br /&gt;“Terkepung hujan ya?”&lt;br /&gt;“Sengaja aja.”&lt;br /&gt;“Nggak percaya?”&lt;br /&gt;“Benar.”&lt;br /&gt;“Perlu diuji nih.”&lt;br /&gt;“Siapa takut?’&lt;br /&gt;“Kenapa hujan turun ke bawah?”&lt;br /&gt;“Ya kalau hujan naik ke atas itu namanya hujan lift.”&lt;br /&gt;“Ngaco ah!”&lt;br /&gt;“O, ya ada yang ingin aku katakan, Nad.”&lt;br /&gt;“Tentang apa?”&lt;br /&gt;“Buku yang aku pinjam  kemarin rusak terendam air.”&lt;br /&gt;“Yang berani minjam berani tanggung jawab gantinya kalau rusak atau hilang.”&lt;br /&gt;“Nah, masalahnya gantinya jangan dalam tempo yang sesingkat – singkatnya.”&lt;br /&gt;“Bercanda aja, Di. Udah  nggak usah diganti.”&lt;br /&gt;Aku memandang Nadia. “Yang benar nih.”&lt;br /&gt;Nadia mengaggukkan kepala. “ O,ya ada khabar bagus buat kamu.”&lt;br /&gt;“Khabar apa bagus?”&lt;br /&gt;“Ntar deh.”&lt;br /&gt;Aku penasaran. Meski di rayu – rayu agar Nadia mau membilangnya, gadis itu tetap bungkam. “Pokok lihat saja nanti.”&lt;br /&gt;Akhirnya kami pun tiba di sebuah rumah. Rumah itu tidak terlalu besar. Aku taksir  8   x  15  meter. Bercat putih bersih. Dengan gaya minimalis menandakan rumah itu dalam lingkungan real estate.&lt;br /&gt;“Ke mana kita?”&lt;br /&gt;“Ayo keluar.”&lt;br /&gt;Aku menuruti kata – kata Nadia. Pintu rumah terbuka. Dan aku saksikan ada Santi dan  lima  orang wanita serta lima orang lelaki  lainnya berada di situ.&lt;br /&gt;“Ini Taman Baca. Hadiah buat kita semua yang menyintai buku. Khususnya lagi buat lelaki yang menyintai buku,” ucap Santi bersemangat.&lt;br /&gt;Aku terharu. Diam – diam aku mendekati Santi. ‘ Ngomong  ngomong kok kamu bisa berubah begini? O, yak ok bisa akrab banget dengat Nadia.&lt;br /&gt;“Ada aja. Ntar aku ceritain.”&lt;br /&gt;Dan aku hanya bisa tersenyum bahagia. Kami menikmati  suasana  Taman Bacaan itu bertubi – tubi #&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;, &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/520517366393710129-8694932352129168442?l=fawwaz-miracle.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fawwaz-miracle.blogspot.com/feeds/8694932352129168442/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fawwaz-miracle.blogspot.com/2010/05/lelaki-yang-mencintai-buku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/520517366393710129/posts/default/8694932352129168442'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/520517366393710129/posts/default/8694932352129168442'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fawwaz-miracle.blogspot.com/2010/05/lelaki-yang-mencintai-buku.html' title='&lt;strong&gt;Lelaki  yang  Mencintai  Buku&lt;/strong&gt;'/><author><name>Miracle</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03288224640064187259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_Pq8XylN672M/S-mPJXrxBMI/AAAAAAAAAEA/2gEHSK7HTik/S220/Copy+of+S8001371.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-520517366393710129.post-6106344663265095664</id><published>2010-05-02T09:53:00.000-07:00</published><updated>2010-05-02T09:59:53.394-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artikel'/><title type='text'>MEWUJUDKAN MASYARAKAR SADAR ARSIP</title><content type='html'>Oleh : Idris Siregar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Undang Undang Dasar  1945 pada  Pasal 28F menyebutkan : ”Setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta berhak untuk mencari, memperoleh,  memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang tersedia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Informasi yang diperoleh dapat  menggunakan jenis saluran yang tersedia seperti penelusuran informasi dari arsip.  Pemanfaatan informasi melalui saluran ini masih belum optimal dilakukan oleh elemen masyarakat seperti kalangan pelajar, akademisi, maupun masyarakat umum. Indikator  salah satunya adalah ketika mengunjungi kantor perpusatakaan dan arsip daerah, yang dicari pengunjung adalah buku – buku. Di samping itu ada stigma yang  kurang  tepat di kalangan di masyarakat jika aparat yang berkerja di kantor arsip merupakan pekerjaan yang kurang  bergengsi karena   hanya berkutat dengan dokumen dokeman semata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Permasalahan  mendasar ini tentunya memerlukan solusi yang bermakna dengan melakukan upaya upaya kongkrit dalam mengembangkan kesadaran masyarakat tentang pentingya arsip  serta  memberdayakan lembaga kearsipan terutama personil / aparat yang mendidikasikannya tugas tugasnya di lingkup kearsipan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beranjak dari persoalan yang memerlukan pembahasanya itu,  penulis mengawalinya dengan  mengedepankan  pengertian Kata arsip.  Kata "arsip" merupakan kata serapan dari bahasa Belanda  archief yang pada gilirannya diserap dari bahasa Perancis  archives dan diucapkan sebagai /ʔɑr'ʃiv/. Pengucapan dan cara penulisan dalam bahasa Indonesia ini nampaknya berasal dari pelafalan bahasa Perancis ini. Pada awalnya kata ini berasal dari bahasa Yunani αρχεία arkheia, bentuk jamak dari αρχείον arkheion, "balai kota".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada banyak pengertian yang dikemukakan pakar mengenai arsip. Salah satunya  menurut Drs. The Liang Gie dalam bukunya Administrasi Perkantoran Modern, mengemukakan  bahwa  arsip adalah suatu kumpulan dokumen yang disimpan secara sistematis karena mempunyai suatu kegunaan agar setiap kali diperlukan dapat secara cepat ditemukan kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Menurut Pasal 1 Undang-undang Nomor  7 Tahun 1971 tentang Ketentuan- Ketentuan Pokok  Kearsipan menyebutkan pengertian arsip yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Naskah-naskah yang dibuat dan diterima oleh lembaga-lembaga negara negara dan badan-badan pemerintahan dalam bentuk corak apapun, baik dalam keadaan tunggal maupun berkelompok, dalam rangka pelaksanaan kegiatan pemerintahan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Naskah-naskah yang dibuat dan diterima oleh badan-badan swasta dan/atau perorangan, dalam bentuk corak apapun, baik keadaan tunggal ataupun berkelompok, dalam rangka pelaksanaan kehidupan kebangsaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan dalam penjelasan undang Undang Nomor 7  Tahun 1971 tentang Ketentuan Ketentuan Pokok  Kearsipan, yang mana  penjelasan untuk  pasal  1   menyebutkan  : ”Yang dimaksud dengan naskah-naskah dalam bentuk corak bagaimanapun juga dari sesuatu arsip dalam pasal ini adalah meliputi baik yang tertulis maupun yang dapat dilihat dan didengar seperti halnya hasil-hasil rekaman, film dan lain sebagainya. Yang dimaksud dengan berkelompok ialah naskah-naskah yang berisikan hal-hal yang berhubungan dengan yang lain yang dihimpun dalam satu berkas tersendiri mengenai masalah yang sama.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan teori yang ada,  ternyata  disiplin ilmu kearsipan menyebutkan bahwa  arsip dapat dibedakan kedalam beberapa golongan. Kategori penggolongan tersebut melalui  :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.  Penggolongan dari  dari sudut pandang meninjaunya terdiri dari :&lt;br /&gt;a. Penggolongan  arsip menurut subyek/ masalah atau isinya&lt;br /&gt;b. Penggolongan arsip menurut bentuk dan wujudnya&lt;br /&gt;c. Penggolongan arsip menurut nilai atau kegunaannya &lt;br /&gt;d. Penggolongan arsip menurut sifat kegunaannya &lt;br /&gt;e. Penggolongan arsip menurut frekuensi  penggunaannya &lt;br /&gt;f. Penggolongan arsip menurut fungsinya &lt;br /&gt;g. Penggolongan arsip menurut tempat penyimpanan dan pemeliharaanya&lt;br /&gt;h. Penggolongan arsip menurut keasliannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Penggolongan Arsip Menurut Subyek/Masalah atau Isinya terdiri dari : &lt;br /&gt;a. Umum&lt;br /&gt;b. Pemerintahan &lt;br /&gt;c. Politik&lt;br /&gt;d. Keamanan dan ketertiban &lt;br /&gt;e. Kesejahteraan &lt;br /&gt;f. Perekonomian &lt;br /&gt;g. Pekerjaan umum dan ketenangan&lt;br /&gt;h. Pengawasan &lt;br /&gt;i. Kepegawaian &lt;br /&gt;j. Keuangan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Penggolongan Arsip Menurut Bentuk dan Wujudnya  terdiri dari :&lt;br /&gt;a   Arsip Tekstual (Textual Record)&lt;br /&gt;b    Arsip pandangan dengar &lt;br /&gt;c. Arsip kartografi dan kearsitekturan &lt;br /&gt;d. Arsip kemputer atau disebut arsip elektronik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Penggolongan Arsip Menurut Nilai Gunanya terdiri dari : &lt;br /&gt;i. Nilai guna administrasi&lt;br /&gt;j. Nilai guna hukum &lt;br /&gt;k. Nilai guna keuangan &lt;br /&gt;l. Nilai guna untuk kebijaksanaan &lt;br /&gt;m. Nilai guna untuk pelaksanaan kegiatan &lt;br /&gt;n. Nilai guna sejarah &lt;br /&gt;o. Nilai guna untuk penelitian &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Penggolongan Arsip Menurut Sifat Kepentingannya terdiri dari : &lt;br /&gt;a. Arsip esensial, yaitu arsip yang tidak memerlukan pengolahan dan tidak memiliki nilai kepentingan apapun&lt;br /&gt;b Arsip yang diperlukan, yaitu arsip yang masih mempunyai nilai kegunaan, tetapi sifatnya sementara&lt;br /&gt;c  Arsip penting yaitu yang mempunyai nilai hukum, pendidikan, keuangan, sejarah &lt;br /&gt;d.Arsip vital yaitu arsip yang bersifat permanen&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Penggolongan Arsip Menurut Frekuensi Penggunaanya terdiri dari :&lt;br /&gt;a. Arsip aktif&lt;br /&gt;b. Arsip pasif &lt;br /&gt;c. Arsip abadi &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Penggolongan Arsip Menurut Fungsinya  terdiri dari :&lt;br /&gt;a. Arsip dinamis yang meliputi :&lt;br /&gt; -  Arsip aktif&lt;br /&gt;              -  Arsip semi aktif &lt;br /&gt;  -  Arsip in aktif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Arsip statis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari uraian penggolongan arsip tersebut dapat diambil pernyataan bahwa arsip memiliki ruang infomasi yang sangat luas untuk dapat dipergunakan dan di manfaatkan oleh masyarakat, dalam melakukan berbagai kegiatannya dijalur pendidikan, tugas tugas kantor,  penelitian, penambahan wawasan dan pegetahuan, menjadi referensi dalam menulis dan mengarang, bahkan untuk pengambilan kebijakan dan keputusan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu sudah saatnya dilakukan langkah- langkah kongkrit yang dapat memberikan konstribusi dalam mewujdukan masyarakat sadar arsip antara lain melalui :&lt;br /&gt;1.  Pelaksanaan Penyuluhan  kearsipan  yang sistematis dan inovatif bagi  kalangan  masyarakat. Sistematis mengacu kepada kaidah kaidah yang berlaku dan inovatif  mengandung makna kegiatan itu haruslah tidak monoton, misalnya memadukan kegiatan penyuluhan dengan kuis – kuis, dan hiburan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.   Pelaksanaan iklan layanan masyarakat di media cetak dan elektornik. yang mengikutsertakan partisipasi masyarakat dalam membuat designnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.  Pelaksanaan kegiatan – kegiatan lainnya yang mengikut sertakan elemen masyarakat, seperti lomba menulis artikel, lomba menulis puisi, lomba menulis cerpen, lomba menulis novel bertema sejarah sehingga membutuhkan arsip sebagai bahan referensi, lomba video, lomba foto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.  Pelaksanaan penguatan organisasi kearsipan di kabuapten/kota sampai tingkat nasional, khususnya bagi kalangan aparat di daerah untuk lebih diperhatikan  sumber daya manusianya melalui kursus, workshop dan diklat serta yang terpenting lagi pemberian insentif tambahan kepada mereka yang bertugas di bidang kearsipan. Tentunya sarana dan prasarana pendukungan yang tidak sekedar memadai tapi harus lebih sudah wajar diberikan kepada lembaga kearsipan, sehingga stigma masyarakat terhadap mereka yang berkerja di bidang kearsipan tidak terpandang sebelah mata. Dari segi eselonisasi juga sudah wajar untuk dilakukan evaluasi, mengingat di banyak kabupaten dan kota arsip dan perpustakaan digabungkan dengan eselon pimpinan SKPD nya hanya Eselon III/a. Di samping itu di unit unit kerja lainnya juga sewajarnya petugas yang melakukan pengarsipan memperoleh insentif , sebagaimana bendaharawan pada setiap unit kerja memperoleh insentif bendaharawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah – Langkah tersebut di atas memang pada akhirnya bermuara kepada pengalokasian dana baik dari APBD dan APBN. Namun hal itu sebaikanya tidak menjadi alasan bahwa ketakcukupan anggaran. Sebab dalam penyusunan anggaran tentunya ada azas azas yang dijadikan dasar, terutama azas proporsionalitas. Setidaknya pihak legislatatif di daerah maupun pusat dapat  memandang hal ini sebagai bagian dari upaya memajukan kualitas sumber daya manusia bangsa Indonesia, yang salah satunya adalah perwujudan masyarakat sadar arsip, yang secara alamiah untuk meresponnya membutuhkan anggaran. &lt;br /&gt;Dari arsip sejarah juga mencatat, bahwa pada tahun 1937  Presiden Panama Ricardo J. Alfaro dalam pertemuan Sosiety of American Archivist telah menyatakan bahwa :”Pemerintahan tanpa arsip ibarat tentara tanpa senjata, Ibarat dokter tanpa obat, ibarat petani tanpa benih  ibarat tukang tanpa alat..   Arrsip merupakan saksi bisu, tak terpisahkan, handal dan abadi, yang memberikan kesaksian terhadap keberhasilan, kegagalan, pertumbuhan dan kejayaan bangsa” #&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/520517366393710129-6106344663265095664?l=fawwaz-miracle.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fawwaz-miracle.blogspot.com/feeds/6106344663265095664/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fawwaz-miracle.blogspot.com/2010/05/mewujudkan-masyarakar-sadar-arsip.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/520517366393710129/posts/default/6106344663265095664'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/520517366393710129/posts/default/6106344663265095664'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fawwaz-miracle.blogspot.com/2010/05/mewujudkan-masyarakar-sadar-arsip.html' title='&lt;strong&gt;MEWUJUDKAN MASYARAKAR SADAR ARSIP&lt;/strong&gt;'/><author><name>Miracle</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03288224640064187259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_Pq8XylN672M/S-mPJXrxBMI/AAAAAAAAAEA/2gEHSK7HTik/S220/Copy+of+S8001371.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-520517366393710129.post-7634480915936233860</id><published>2010-05-01T13:12:00.000-07:00</published><updated>2010-05-01T13:14:17.374-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='uii'/><title type='text'>Universitas Islam Indonesia</title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/520517366393710129-7634480915936233860?l=fawwaz-miracle.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fawwaz-miracle.blogspot.com/feeds/7634480915936233860/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fawwaz-miracle.blogspot.com/2010/05/universitas-islam-indonesia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/520517366393710129/posts/default/7634480915936233860'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/520517366393710129/posts/default/7634480915936233860'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fawwaz-miracle.blogspot.com/2010/05/universitas-islam-indonesia.html' title='Universitas Islam Indonesia'/><author><name>Miracle</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03288224640064187259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_Pq8XylN672M/S-mPJXrxBMI/AAAAAAAAAEA/2gEHSK7HTik/S220/Copy+of+S8001371.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-520517366393710129.post-7517147716781086507</id><published>2010-05-01T08:57:00.000-07:00</published><updated>2010-05-01T08:59:11.568-07:00</updated><title type='text'>Lomba Blog UII</title><content type='html'>&lt;a href="http://blog.kompetisi.uii.ac.id" title="lomba blog Universitas Islam Indonesia" width="140" height="140"&gt;&lt;img src="http://www.uii.ac.id/images/stories/lomba_blog_universitas_islam_indonesia_2009_2010.png"height='103' type='image' width='207' align="top"&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/520517366393710129-7517147716781086507?l=fawwaz-miracle.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fawwaz-miracle.blogspot.com/feeds/7517147716781086507/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fawwaz-miracle.blogspot.com/2010/05/lomba-blog-uii_01.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/520517366393710129/posts/default/7517147716781086507'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/520517366393710129/posts/default/7517147716781086507'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fawwaz-miracle.blogspot.com/2010/05/lomba-blog-uii_01.html' title='Lomba Blog UII'/><author><name>Miracle</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03288224640064187259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_Pq8XylN672M/S-mPJXrxBMI/AAAAAAAAAEA/2gEHSK7HTik/S220/Copy+of+S8001371.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-520517366393710129.post-5757712442584735820</id><published>2010-05-01T06:50:00.000-07:00</published><updated>2010-05-01T06:53:45.122-07:00</updated><title type='text'>Peserta Lomba Blog UII</title><content type='html'>&lt;a href="http://blog.kompetisi.uii.ac.id" title="lomba blog Universitas Islam Indonesia" width="140" height="140"&gt;&lt;img src="http://www.uii.ac.id/images/stories/lomba_blog_universitas_islam_indonesia_2009_2010-1.png" height='103' type='image' width='207' align="top"&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/520517366393710129-5757712442584735820?l=fawwaz-miracle.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fawwaz-miracle.blogspot.com/feeds/5757712442584735820/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fawwaz-miracle.blogspot.com/2010/05/peserta-lomba-blog-uii.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/520517366393710129/posts/default/5757712442584735820'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/520517366393710129/posts/default/5757712442584735820'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fawwaz-miracle.blogspot.com/2010/05/peserta-lomba-blog-uii.html' title='Peserta Lomba Blog UII'/><author><name>Miracle</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03288224640064187259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_Pq8XylN672M/S-mPJXrxBMI/AAAAAAAAAEA/2gEHSK7HTik/S220/Copy+of+S8001371.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-520517366393710129.post-8900873488976521561</id><published>2010-05-01T06:03:00.000-07:00</published><updated>2010-05-01T13:10:35.778-07:00</updated><title type='text'>Menjadi Perguruan Tinggi Idaman Masyarakat</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Oleh : Idris Siregar, SH&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan Negara. Pengertian di atas dicantumkan dalam  Undang Undang  No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pada pasal 1 ayat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenjang pendidikan dimulai dari Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Lanjutan Tingat Atas. Kemudian Perguruan Tinggi. Bila mengacu kepada Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 1961 tanggal 4 Desemer 1961 Tentang Perguruan Tinggi pada pasal 1 menyebutkan bahwa Perguruan Tinggi   merupakan lembaga ilmiah yang mempunyai tugas menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran di atas perguruan tingkat menengah, dan yang memberikan pendidikan dan pengajaran berdasarkan kebudayaan kebangsaan Indonesia dan dengan cara ilmiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Ruang lingkup Perguruan  Tinggi tersebut meliputi Universitas, Akademi, Institut  Sekolah Tinggi, Politeknik, yang pada hakikatnya memiliki karakteristik masing masing.  Namun, pada intinya merupakan Perguruan Tinggi, karena untuk memperoleh pendidikan di tampat tersebut seseorang wajib lulus dari  Sekolah Lanjutan  Tingkat  Atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan Perguruan Tinggi  secara umum yaitu  :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Membentuk manusia susila yang berjiwa Pancasila dan bertanggung-jawab akan terwujudnya masyarakat sosialis Indonesia yang adil dan makmur, materiil dan spirituil:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Menyiapkan tenaga yang cakap untuk memangku jabatan yang memerlukan pendidikan tinggi dan yang cakap berdiri sendiri dalam memelihara dan memajukan ilmu pengetahuan;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3 Melakukan penelitian dan usaha kemajuan dalam lapangan ilmu pengetahuan, kebudayaan dan kehidupan kemasyarakatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Permasalahnya sekarang  bagaimana menjadikan  Perguruan Tinggi menjadi Perguruan Tinggi idaman masyarakat Indonesia?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada dua kriteria yang bisa dijadikan instrument dalam menjadikan Perguruan tinggi itu Perguruan Tinggi Idaman, yaitu : Sudut pandang Peraturan dan Sudut pandang Tehnis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;A.Sudut Pandang Peraturan.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada dua (dua) legalitas minimal setiap program studi selaku penyelenggara pendidikan di perguruan tinggi. Pertama, ijin penyelenggaraan pendidikan yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Depdiknas, dimana ijin penyelenggaraan dapat diperpanjang setiap lima tahun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, status akreditasi yang di keluarkan oleh Badan Akreditasi Nasional Depdiknas dengan peringkat A, B, C dan tidak terakreditasi. Peringkat menunjukkan tingkat kemampuan proses penyelenggaran tingkat program studi dilihat dari berbagai aspek, seperti: jumlah dan kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan, sarana dan prasarana pendidikan, pembiayaan pendidikan, sistem evaluasi dan sertifikasi, serta manajemen dan proses pendidikan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akreditasi dilakukan untuk menentukan kelayakan program dan satuan pendidikan pada jalur pendidikan formal dan nonformal pada setiap jenjang dan jenis pendidikan.  Dan akreditasi terhadap program dan satuan pendidikan dilakukan oleh Pemerintah dan/atau lembaga mandiri yang berwenang sebagai bentuk akuntabilitas publik, serta dilakukan atas dasar kriteria yang bersifat terbuka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari persfektif normative, Proses pelaksanaan pendidikan di  Perguruan Tinggi di atur oleh peraturan yang berlaku dengan memperhatikan aspek aspek yang juga sudah diamanatkan dalam peraturan. Salah satu aspek tersebut adalah aspek akreditasi perguruan tinggi, yang dikhususkan lagi terhadap akreditasi jurusan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan data Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Nasional, ideal tidaknya sebuah jurusan dapat dilihat dari  :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. jatidiri, visi, misi, dan tujuan, &lt;br /&gt;2. pengelolaan lembaga dan program, &lt;br /&gt;3  mahasiswa dan bantuan, &lt;br /&gt;4  kurikulum, &lt;br /&gt;5  ketenagaan, &lt;br /&gt;6  sarana dan prasarana, &lt;br /&gt;7  pendanaan,&lt;br /&gt;8  proses pembelajaran dan penilaian hasil belajar, &lt;br /&gt;9  penelitian, publikasi, dan tesis, &lt;br /&gt;10 suasana akademik, &lt;br /&gt;11 pengabdian kepada masyarakat, &lt;br /&gt;12 sistem peningkatan dan pengendalian mutu &lt;br /&gt;13 sistem informasi, dan &lt;br /&gt;14.lulusan.       &lt;br /&gt;          &lt;br /&gt;Hal ini selaras dengan Undang Undang  No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pada pasal 1 ayat 1 yang berbunyi  bahwa pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;B.  Sudut pandang Tehnis.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudut pandang tehnis adalah kebijakan kebijakan Pimpinan Perguruan Tinggi di dalam mengoperasionalkan proses pendidikan dilakukan dengan akomodatif, tranparan, dan akuntabel, sehingga mahasiswa  mengetahui apa apa saja hak dan kewajibannya di dalam menempuh pendidikan di Perguruan Tinggi tersebut, termasuk juga hal hal yang berkiatan dengan kendala  kendala yang mungkin di hadapi oleh mahasiswa apakah karena faktor teknis seperti hambatan dalam belajar maupun hambatan pribadi yang bisa saja terjadi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu Perguruan Tinggi hendaknya  memiliki :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Unit khusus. &lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Jika di instituasi keamanan ada Unit Reaksi Cepat (URC), maka di Perguruan Tinggi juga dibutuhkan Unit Khusus semacam URC tersebut. Unit ini bertugas untuk  memonitoring dan mengevaluasi mahasiswa secara berkesinambungan. Unit tersebut  sekaligus menjadi  wadah bagi mahasiswa untuk curhat maupun sharing terhadap berbagai hal. Unit itu dikelola oleh orang -  orang  yang berlatar belakang psikolog, ahli bahasa, dan pemotivator.  Psikolog dapat memonitor perkembangan jiwa mahasiswa, Pemotivator diharapkan dapat memotivasi mahasiswa, Dan ahli bahasa diharapkan memberikan konstribusi dalam kemampuan  mahasiswa untuk  berbicara, mendengar, menulis dan membaca. Hal ini didasari oleh kehidupan Mahasiswa sebagai manusia dan sebagai  pebelajar. Sebagai manusia banyak liku liku kehidupan yang mungkin saja timbul  sedangkan sebagai pebelajar mahasiswa  juga membutuhkan pengembangan kepribadian   yang  komprehensif meliputi  faktor  fisik, mental, sebagai sumber daya manusia sehingga diharapkan tidak semata mata menyelesaikan perkuliahan saja, tetapi harus memiliki kualitas yang baik dari segi  pendidkan dan kepribadiannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Pendekatan kekeluargaan&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Pendekatan kekeluargaan antara mahasiswa dengan dosen, dan mahasiswa dengan pengelola Perguruan Tinggi. Para dosen dan pimpinan Perguruan Tinggi jangan sampai terjebak dalam pola pikir menara gading yang menjaga jarak begitu jauh kepada mahasiswa,  apalagi untuk bersay hello di luar perkuliahan. Seakan – akan mereka tidak pas untuk di ajak bicara oleh mahasiswa di luar konteks perkuliahan.  Mahasiswa bukan bawahan dosen. Dosen bukan atasan mahasiswa.  Oleh karena itu Perguruan Tinggi kiranya dapat memulainya dengan melakukan kegiatan yang menyertakan seluruh mahasiswa berserta seluruh pengelola Perguruan Tinggi, seperti out bond, camping day. Kegiatan ini dapat dilakukan pada penerimaaan mahasiswa baru, dan kepada mahasiswa yang akan menyelesaikan kuiah juga bisa dilakukan melalui field trip. Di samping itu open house juga perlu dikembangkan dalam dunia pendidikan tinggi, seperti misalnya pada hari Raya Idul Fitri. Bukalah  pintu rumah  para Pimpinan Perguruan Tinggi dan dosen untuk mahasiswa yang ingin bersilahturahmi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;3.Fleksibilitas dan Transparansi&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Khususnya dalam pembimbingan paper, skripsi, maupun tesis. Artinya ketika mahasiswa membutuhkan bimbingan, dosen idealnya mencurahkan perhatian yang penuh dalam membimbing. Jangan berdalil ada urusan atau kegiatan lain sehingga mahaiswa yang ingin melakukan bimbingan tertunda. Apalagi dewasa ini teknologi informasi yang ada yang memudahkan orang untu berkomunikasi dan berinteraksi. Sudah saat internet di manfaatkan dalam proses pembimbingan skripsi. Misalnya seorang mahasiswa mengirimkan draf skripsinya  kepada  dosen melalui email dosen. Jika perlu berkomunikasi tinggal berhubungan melalui handphone, atau chating.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;4.Ketersedian berbagi kepada mahasiswa.&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Operasional perguruan tinggi apalagi perguruan tinggi swasta secara umum di peroleh melalui penerimaaan sumbangan pendidikan yang diberikan mahasiswa. Biaya sumbangan pendidikan tersebut hendaknya dikelola dengan manajemen yang baik, dan sebahagian lagi di kembalikan kepada mahasiswa melalui pemberian bea siswa kepada mahasiswa yang berprestasi dalam pendidikan maupun kegiatan atau bidang kreatifitas  lainnya. Dengan demikian ada persaingan sehat antara sesama mahasiswa. Misalnya saja di  Universitas  Islam Indonesia, cobalah membuat kebijakan untuk  mahasiswa yang berprestasi  memperoleh apresiasi berupa keberangkatan menunaikan Ibadah Umrah atas biaya Perguruan Tinggi. Hal  Ini tentu  akan bernilai dan memberi kesan mendalam kepada mahasiswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, penulis mengemukan rumusan bahwa Perguruan Tinggi Idaman masyarkat  adalah   Perguruan Tinggi yang memenuhi dua kriteria utama yaitu memenuhi  faktor normatif atau peraturan yang telah di tetapak Pemerintah, dan kedua faktor tehnis yang merupakan kebijakan Perguruan Tinggi dalam mengoperasionalkan proses pendidikan yang  dilakukan secara  akomodatif, tranparan, dan akuntabel.#&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Deli Serdang,  2010&lt;br /&gt;Penulis : Mahasiswa Pasca Sarjana S2 Universitas Muslim Nusantara Alwasliyah Medan&lt;a href="http://www.uii.ac.id"&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/520517366393710129-8900873488976521561?l=fawwaz-miracle.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fawwaz-miracle.blogspot.com/feeds/8900873488976521561/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fawwaz-miracle.blogspot.com/2010/05/menjadi-perguruan-tinggi-idaman.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/520517366393710129/posts/default/8900873488976521561'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/520517366393710129/posts/default/8900873488976521561'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fawwaz-miracle.blogspot.com/2010/05/menjadi-perguruan-tinggi-idaman.html' title='&lt;strong&gt;Menjadi Perguruan Tinggi Idaman Masyarakat&lt;/strong&gt;'/><author><name>Miracle</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03288224640064187259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_Pq8XylN672M/S-mPJXrxBMI/AAAAAAAAAEA/2gEHSK7HTik/S220/Copy+of+S8001371.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-520517366393710129.post-3000045596134304304</id><published>2009-10-07T10:34:00.000-07:00</published><updated>2009-10-07T11:05:07.468-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bahasa'/><title type='text'>Meneropong Penggunaan  Bahasa Indonesia  di Internet</title><content type='html'>Keberadaan Internet sudah menjadi kebutuhan dewasa ini. Terutama bagi masyarakat di  perkotaan. Indikatornya bisa di lihat dari ramainya  pengunjung di Warnet. Contohnya warnet yang ada di Lubuk Pakam ibu kota Kabupaten Deli Serdang yang  saya amati ada  enam  lokasi dengan rata – rata satu lokasi memiliki 10 – 20  tempat. Tempat itu  terus menerus penuh sejak di buka sekitar pukul 09.00 WIB  sampai tutup sekitar pukul 21.00 wib.   Belum lagi yang mempergunakan fasilitasi internet di rumah – rumah, perkantoran, maupun di perpustakaan., serta yang memakai wifi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak hal yang dapat di akses melalui internet. Mulai dari informasi di segala bidang, juga pendapat pribadi  individu tentang berbagai isyu yang berkembang maupun  cerita – cerita fiksi serta  kisah – kisah pribadi  yang terpampang di situs situs maupun di blog, maupun menjadi wahana berkomukasi apakah melalui chating maupun surat elektronik (email). Khusus di Indonesia  untuk mengekspresikan hal tersebut di atas secara umum tentunya  mempergunakan bahasa Indonesia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengertian Bahasa Indonesia adalah  ujaran/bunyi bahasa yang dihasilkan masyarakat yang hidup dikepulauan timur dunia yang dipengaruhi dengan kuat oleh budaya Hindu. &lt;br /&gt;Pengertian tersebut di atas, dapat  di uraikan dalam dua kategori yaitu bahasa dan Indonesia . Bahasa merupakan ujaran/bunyi yang dihasilkan alat ucap manusia yang berfungsi untu berkomunikasi antar sesamanya dalam masyarakat. Sedangkan Indonesia secara etimologi bermula dari kata indos (hindu) yang bermakna kepulauan dan nesos yang bermakna sebelah timur. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam  Bahasa Indonesia juga dikenal dengan apa yang disebut Ragam Bahasa. Ragam Bahasa tersebut  timbul berdasarkan persfektif tertentu. Misalnya saja ditinjau dari sudut situasi kondisi maka muncullah bahasa resma dan bahasa tidak resmi. Jika di amati dari sudut pandang ilmiah,  maka muncullah bahasa ilmiah dan bahasa tidak ilmiah.  Lalu ada juga persfektif dalam ragam bahasa yang sering dikampanyekan oleh Pemerintah yaitu bahasa Indonesia yang baik dan benar.&lt;br /&gt;Bahasa Indonesia yang baik dan benar di dasari oleh kaidah – kaídah bahasa Indonesia yang meliputi :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Fonologi (Tata Bunyi)&lt;br /&gt;2. Tata Bahasa (Kata dan Kalimat) &lt;br /&gt;3. Kosa Kata (Termasuk Istilah )&lt;br /&gt;4. Ejaan (Cara atau aturan menulisakn kata – kata dalam huruf)&lt;br /&gt;5. Makna (Perpaduan antara bentuk dan referen atau  acuan) &lt;br /&gt;6. Kelogisan (sesuai dengan tata nilai masyarakat Indonesia)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kata lain penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar  tidak lain penggunaan bahasa Indonesia yang memiliki ketepatan dalam memilih ragam kebutuhan yang sesuai dengan kebutuhan komunikasi  dan sesuai dengan kaidah bahasa yang berlaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu bagaimana penggunaan bahasa Indonesia di internet?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sadar bahwa begitu banyaknya tulisan yang ada dalam situs – situs maupun blog, maka tidak mudah bagi kita untuk menganalisis secara tajam dan komprehensif  penggunaan bahasa Indonesia apakah sudah mengacu lepada kaídah bahasa Indonesia yang meliputi enam point tersebut dalam uraian di atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka dari itu penulis hanya  akan   meneropong penggunaan bahasa Indonesia dengan sasaran – sasaran tertentu, yang diharapkan dapat   menjadi keterwakilan sederhana bukan keterwakilan mutlak. Inti penggunaan  bahasa Indonesia yang  baik dan benar di Internet  merupakan proses pertanggungjawaban masyarakat dan pemerintah dalam hal ini leading sektornya Pusat Bahasa  maupun Balai Bahasa untuk melakukan pembinaan dan pengembangan bahasa Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita lihat apa yang ditulis dalam sebuah  blog. Bunyinya begini  : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Tanggal 30 Juli saya ditelepon Mba Op dari BAPSI, katanya blog saya jadi nominasi Lomba Blog Dosen dalam rangka UG Fiesta. Alhamdulillah, padahal ngga pernah ngerasa daftar, abis itu ngga kepikiran sih. Trus, hari Sabtu tanggal 1 Agustus, waktu maen ke kampus Kalimalang dikasi tau sama asisten dari BAPSI klo Blog saya jadi salah satu blg yang dapet hadiah. Alhamdulillah lagi.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis menganalisis kalimat  di atas, dari sudut kata yang dipilih oleh pengelola blog. Sebagaimana bahasa diketahui kata merupkan salah satu unsur dasar  yang sangat penting. Seseorang yang mempunyai banyak kosa kata akan lebih mudah menuangkan gagasannya. Di samping itu pilihan kata dari kosa kata yang dikuasai juga menjadi suatu parameter untuk menunjukkan bahwa si penulis mengerti dengan apa yang ia tulis sekaligus  komunikatif dengan pembaca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya ingin berandai – andai, barangkali si penggubah blog di atas ingin merasa gaul dan  akrab kepada orang – orang yang mengakses blognya. Tetapi sadarkah kita bahwa internet menjadi terbuka luas untuk siapapun. Termasuk bagi generasi muda yang perlu motivasi dan panutan dalam berbahasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Kamus  Lengkap Bahasa Indonesia yang disusun oleh  Hoetomo MA, saya tidak ada menemukan kata : trus yang ada terus, tau yang ada tahu,  abis yang semestinya habis,  klo yang ada kalau, dapet semestinya dapat, ngerasa semestinya merasa, maen semestinya main, ngga semestinya  tidak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh lain yang penulis  temukan dalam blog yang lain, Tulisan itu begini  bunyinya : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;SELAMAT, Mas Nur! Mohon maaf kalo saya malah baru tau. Keterlaluan memang, 'murid' yang satu ini! Hehe...&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis juga menemukan kata  kalo dan tau dalam tulisan di atas.  Menjadi pertanyaan tersendiri bagi penulis mengapa orang suka menulis kalo dan tau, padahal  semestinya  kalau dan tahu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian simaklah tulisan lain dalam blog lain :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Wisata sebentar lagi akan segera menjadi kata kunci booming bagi blogger di Kalimantan dan sekitarnya sebab segala hal yg berhubungan dengan wisata kota Tarakan Kaltim bakal diulas habis dalam sebuah kontes yg  blom bisa saya sebutkan sebab baru boleh dimulai tanggal 1 April 2009 Mendatang&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih mengacu kepada kaedah bahasa  dalam  kamus bahasa Indonesia tidak ditemukan kata blom melainkan belum. Begitu juga dengan penulisan kata yang disingkat ada pedomannya. Umumnya kata kata yang dapat disingkat penulisanyanya  adalah kata – kata yang terdiri dari lebih dari satu kata seperti dan lain lain disingkat menjadi dll ,  dan sebagainya disingkat menjadi dsb, dan seterusnya disingkat menjadi dst. Disamping itu ada kata – kata mubazir atau malah rancu  yang ditulis oleh blogger itu,  padahal sudah ada kata yang memberi makna untuk itu. Misalnya sebentar lagi akan segera. Cukup dengan  kata segera, pembaca akan memahami maksud kalimat tersebut,  hingga  dapat ditulis  Wisata segera..... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persoalan penggunaan  bahasa Indonesia di internet  ternyata menyimpan banyak permasalahan, khususnya dalam hal penulisan yang sesuai dengan kaidah bahasa. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Lalu apa yang dapat kita lakukan untuk membenahinya?  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentunya ini merupakan tugas berat yang membutuhkan stamina kuat untuk  berkerja keras  terus menerus untuk melakukan pembelajaran dan penguatan kemampuan dalam berbahasa. Setidaknya bagi kita mulailah lagi membuka buka pedoman umum ejaan bahasa Indonesia yang disempurnakan,  dan memiliki Kamus Umum Bahasa Indonesia, membaca tulisan – tulisan yang berkualitas khususnya dalam tata tulisnya serta diskusi tentang kaidah bahasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang diakui bahwa blog menjadi wadah yang ’bebas’ bagi orang – orang untuk mengekpresikan dirinya. Namun jangan sampai kebebasan itu mencederai penggunaan bahasa pemersatu bangsa. Kita tentunya tidak ingin di nilai oleh bangsa lain sebagai bangsa yang suka suka dalam berbahasa.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/520517366393710129-3000045596134304304?l=fawwaz-miracle.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fawwaz-miracle.blogspot.com/feeds/3000045596134304304/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fawwaz-miracle.blogspot.com/2009/10/meneropong-penggunaan-bahasa-indonesia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/520517366393710129/posts/default/3000045596134304304'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/520517366393710129/posts/default/3000045596134304304'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fawwaz-miracle.blogspot.com/2009/10/meneropong-penggunaan-bahasa-indonesia.html' title='&lt;strong&gt;Meneropong Penggunaan  Bahasa Indonesia  di Internet&lt;/strong&gt;'/><author><name>Miracle</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03288224640064187259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_Pq8XylN672M/S-mPJXrxBMI/AAAAAAAAAEA/2gEHSK7HTik/S220/Copy+of+S8001371.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-520517366393710129.post-4547947234728250009</id><published>2009-10-03T12:01:00.000-07:00</published><updated>2009-10-05T08:08:29.421-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='horee'/><title type='text'>horee </title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_Pq8XylN672M/SsekZd_JqHI/AAAAAAAAACU/TTVTYBR6YOc/s1600-h/S8000297.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Pq8XylN672M/SsekZd_JqHI/AAAAAAAAACU/TTVTYBR6YOc/s400/S8000297.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5388456236625274994" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Adegan ini di ambil di lokasi Pantai Gudang Garam yang terletak di Kecamatan Pantai Cermin Kabupaten Serdang Bedagei Propinsi Sumatera Utara, pada hari Minggu tanggal  27 September 2009 , pukul 16.35 WIB. Jarak pantai ini dari kota Medan lebih kurang 40 kilometer, dengan kondisi jalan relative mulus, sehingga menjadikannya salah satu alternatif wisata yang banyak di kunjungi  masyarakat terlebih lagi  pada moment hari lebaran, seperti juga hari lebaran tahun 2009 ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Horee ...!  Anak – anak  suka banget menikmati pantai. Begitu juga dengan anak – anak kami ini.   Yang bungsu si   Gilang   sedang  menatap  pasir pantai dengan gayanya itu bagaikan ingin berenang di atas pasir. Sementara abangnya si Ebi kosentrasi  penuh meremas – remas  pasir  dengan ke dua tangannya, sehingga tidak sempat lagi untuk menatap lensa kamera. Sedangkan  Chiko  anak kami nomor dua dan Faiz  anak sulung kami tertawa lepas sembari duduk di genangi air pantai. Begitu juga dengan sang mama mereka   serta saya yang  juga  bergembira ria melihat anak – anak  bebas lepas menikmati kebersamaan di pantai ini.&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/520517366393710129-4547947234728250009?l=fawwaz-miracle.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fawwaz-miracle.blogspot.com/feeds/4547947234728250009/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fawwaz-miracle.blogspot.com/2009/10/ekespresi-keceriaan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/520517366393710129/posts/default/4547947234728250009'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/520517366393710129/posts/default/4547947234728250009'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fawwaz-miracle.blogspot.com/2009/10/ekespresi-keceriaan.html' title='&lt;strong&gt;horee &lt;/strong&gt;'/><author><name>Miracle</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03288224640064187259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_Pq8XylN672M/S-mPJXrxBMI/AAAAAAAAAEA/2gEHSK7HTik/S220/Copy+of+S8001371.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Pq8XylN672M/SsekZd_JqHI/AAAAAAAAACU/TTVTYBR6YOc/s72-c/S8000297.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-520517366393710129.post-680104566981102160</id><published>2009-10-03T10:04:00.000-07:00</published><updated>2009-10-15T13:50:34.231-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kuliah'/><title type='text'>AYO KULIAH KE INGGRIS!</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_Pq8XylN672M/SsessXnvgXI/AAAAAAAAACk/hZwn6QhfM2Q/s1600-h/Universitas+of+Oxford+(trjamah.com).jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 128px; height: 80px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Pq8XylN672M/SsessXnvgXI/AAAAAAAAACk/hZwn6QhfM2Q/s400/Universitas+of+Oxford+(trjamah.com).jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5388465357427016050" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang tak mengenal Negara Inggris? Rasanya tak ada yang tak mengenal negeri ini. Karena negera ini merupakan negera tertua nan perkasa sehingga dapat juga dijadikan semacam icon dalam sejarah perkembangan daerah – daerah lain seantero benua, seperti Afrika, Amerika, Asia, Australia, bahkan di kawasan Oseania. Pengaruh nyata hal itu adalah penggunaan bahasa Inggris menjadi bahasa utama dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu di mana sebenarnya posisi negeri ini? Inggris atau disebut juga United Kingdom ialah sebuah negara di Eropah Barat. United Kingdom terbentuk hasil beberapa Akta Kesatuan yang menyatukan England, Scotland, Wales. Posisi negara ini terletak di timur laut benua Eropah dan dikelilingi Laut Utara, Selat Inggris dan Lautan Atlantik. Selain empat kawasan utama UK, terdapat pulau - pulau atau kawasan di luar negara seperti Pulau-pulau Selat (Channel Islands), Isle of Man, Isle of Wight, Hebrides, Shetland Isles yang dikira sebagai Wilayah Tanggungan Mahkota. Pulau-pulau ini tidak termasuk dalam United Kingdom.. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Luas wilayah Inggris sebesar 242.514 km2 atau 93.638 mil2 dengan populasi penduduk berdasarkan statistik tahun 2003 mencapai 59,6 juta jiwa yang memiliki pendapatan perkapita US $33,940 (Wordl Bank 2005), yang digerakkan dari industri industri kimia, bahan makanana, barang pabrik, perbankan, dan lain – lain. Ini menjadikannya sebagai negara maju di dunia sampai sekarang..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Efek positif dari keberadaan negara yang juga memiliki kecanduan hebat dalam persepakbolaan ini adalah sistem pendidikan yang diselenggarakannya. Tak bisa dipungkiri pendidikan di negara ini memiliki banyak kelebihan, dengan dukungan baik sarana dan prasarana yang ada maupun kualitas para dosennya yang bermutu. Beberapa perguruan tinggi yang terkenal di negeri ini dapat disebutkan di bawah ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. University of CAMBRIDGE&lt;br /&gt;2. University of OXFORD &lt;br /&gt;3. IMPERIAL College London&lt;br /&gt;4. UCL (University College London) &lt;br /&gt;5. KING'S College London &lt;br /&gt;6. University of EDINBURGH &lt;br /&gt;7. University of MANCHESTER &lt;br /&gt;8. University of BRISTOL &lt;br /&gt;9. University of WARWICK &lt;br /&gt;10. University of GLASGOW &lt;br /&gt;11. University of BIRMINGHAM &lt;br /&gt;12. University of SHEFFIELD &lt;br /&gt;13. University of YORK &lt;br /&gt;14. University of ST ANDREWS &lt;br /&gt;15. University of NOTTINGHAM &lt;br /&gt;16. University of SOUTHAMPTON &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari 16 universitas di atas, dua diantaranya merupakan universitas paling terkemuka di dunia yaitu Universiti Cambridge dan Universiti Oxford yang telah menghasilkan ilmuwan - ilmuwan terkenal seperti Sir Isaac Newton, Charles Darwin, Michael Faraday, Paul Dirac dan Isambard Kingdom Brunel dan lain sebagainya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sisi kesusasteraan Inggeris juga memberikan banyak nama gemilang yang menambah khazanah sastra dunia, seperti karya yang ditulis William Shakespeare dengan novelnya paling terkemuka Romeo dan Juliet. Dan tentunya di barisan belakang William Shakespeare ada juga penulis penulis terkenal lainnya seperti Brontë sisters (Charlotte, Emily, dan Anne), Jane Austen, J. K. Rowling yang menulisa novel Harry Potter itu, kemudian adan juga Agatha Christie, J. R. Barangkali hal ini juga yang menginspirasikan banyak perguruan tinggi terutama di Indonesia untuk membuka program studi Fakultas Sastra Inggris. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka dari uraian di atas , saya termotivasi dan menjadikannya sebagai alasan memilih kuliah di Inggris untuk mengambil mengambil program S3. Tak salah berniat untuk hal itu, apalagi jika memperoleh bea siswa. Mau banget deh!&lt;br /&gt;&lt;em&gt;(foto : Universitas of Oxford /trjamah.com)&lt;/em&gt;&lt;a href="http:// britishcouncil.or.id/blog "&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/520517366393710129-680104566981102160?l=fawwaz-miracle.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fawwaz-miracle.blogspot.com/feeds/680104566981102160/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fawwaz-miracle.blogspot.com/2009/10/ayo-kuliah-ke-inggeris.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/520517366393710129/posts/default/680104566981102160'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/520517366393710129/posts/default/680104566981102160'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fawwaz-miracle.blogspot.com/2009/10/ayo-kuliah-ke-inggeris.html' title='&lt;strong&gt;AYO KULIAH KE INGGRIS!&lt;/strong&gt;'/><author><name>Miracle</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03288224640064187259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_Pq8XylN672M/S-mPJXrxBMI/AAAAAAAAAEA/2gEHSK7HTik/S220/Copy+of+S8001371.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Pq8XylN672M/SsessXnvgXI/AAAAAAAAACk/hZwn6QhfM2Q/s72-c/Universitas+of+Oxford+(trjamah.com).jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-520517366393710129.post-6215600124297641659</id><published>2009-09-27T15:51:00.000-07:00</published><updated>2009-10-03T10:35:08.238-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Puisi : Idris Siregar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Who&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;who is willing to watering the face&lt;br /&gt;by the injured rose&lt;br /&gt;by the age since the culture&lt;br /&gt;that owned by the interester&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;who is willing to maintain the word&lt;br /&gt;in the move train&lt;br /&gt;moved by material&lt;br /&gt;since a day that owned by a lonely&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puisi : Idris Siregar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Tak Mudah&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tak mudah berbuat baik&lt;br /&gt;pada zaman jungkir balik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tak mudah menyimpan rahsia&lt;br /&gt;pada rasa yang dahaga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tak mudah menaruh kejujuran&lt;br /&gt;pada persimpangan jam melayang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tak mudah mengakrabkan sajadah&lt;br /&gt;pada ruang sarat benda-benda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tak mudah mendekati cinta&lt;br /&gt;pada saat curiga menyapa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mudah-mudahan&lt;br /&gt;tak mudah jadikan kau dan aku&lt;br /&gt;putus asa!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puisi : Idris Siregar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Unreadable Letter&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a letter express&lt;br /&gt;an ask : help me...&lt;br /&gt;but a disaster will down&lt;br /&gt;to take its hope&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puisi : Idris Siregar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Jejak&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jejak yang bersemayam dalam lorong sanubari&lt;br /&gt;nan kelam. berharap pupus lalu berganti&lt;br /&gt;bening mensuci bermula. Seusai mengasah diri&lt;br /&gt;di Ramadhan itu. dan saatnya tiba mengetuk&lt;br /&gt;pintu Syawal.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/520517366393710129-6215600124297641659?l=fawwaz-miracle.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fawwaz-miracle.blogspot.com/feeds/6215600124297641659/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fawwaz-miracle.blogspot.com/2009/09/puisi-idris-siregar-who-who-is-willing.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/520517366393710129/posts/default/6215600124297641659'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/520517366393710129/posts/default/6215600124297641659'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fawwaz-miracle.blogspot.com/2009/09/puisi-idris-siregar-who-who-is-willing.html' title=''/><author><name>Miracle</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03288224640064187259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_Pq8XylN672M/S-mPJXrxBMI/AAAAAAAAAEA/2gEHSK7HTik/S220/Copy+of+S8001371.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
